Gubernur Laiskodat Instruksikan Perpanjang Pelayanan Angkutan Transportasi Hingga 16 Agustus 2021

Terkini.id, Kupang– Menanggapi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 31 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di luar Jawa-Bali hingga 23 Agustus 2021, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, telah mengeluarkan instruksi tentang perpanjangan pelayanan angkutan transportasi bagi pelaku perjalanan hingga 16 Agustus 2021. 

“Melakukan pembatasan pelayanan angkutan udara, laut, dan penyeberangan yang diberlakukan terhitung mulai 9-16 Agustus 2021,” demikian surat Instruksi Gubernur NTT yang ditujukan kepada sejumlah pihak yaitu Wali Kota Kupang, para bupati se-NTT, operator angkutan udara, operator angkutan laut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang, dan Direktur Utama PT Flobamor.

Dalam instruksi tersebut, Gubernur  Laiskodat  menjelaskan bahwa, pembatasan pelayanan angkutan udara, laut, dan penyeberangan, diberlakukan terhitung mulai tanggal 9 Agustus 2021 hingga 16 Agustus 2021.

Baca Juga: Gubernur NTT Undang Menteri Parekraf Kunjungi Bukit Kelabba Maja

Khusus untuk operator angkutan udara, diberlakukan syarat-syarat perjalanan udara bagi penumpang dari luar wilayah NTT, yakni wajib menunjukkan minimal surat vaksin pertama, surat hasil negatif rapid test antigen dalam kurun waktu 1×24 jam sebelum keberangkatan, dan mengisi e-HAC Indonesia. Sementara itu, bagi pelaku perjalanan keluar wilayah NTT, ketentuan administrasi harus sesuai dengan tempat tujuan.

“Sedangkan bagi pelaku perjalanan keluar wilayah NTT, mengikuti ketentuan dan persyaratan yang berlaku di wilayah tujuan,” tulis Gubernur Laiskodat dalam instruksi yang diterbitkan Selasa, 10 Agustus 2021.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat. (Dok. Tribunnews.com)

Bagi pelaku perjalanan dalam wilayah NTT, cukup menunjukkan hasil negatif rapid test antigen, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1×24 sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Gubernur Viktor juga memerintahkan agar operator angkutan laut melarang perjalanan penumpang dengan kapal laut dari luar masuk ke wilayah NTT melalui semua pelabuhan penyeberangan kecuali Pelabuhan Tenau Kupang.

“Sementara untuk moda transportasi laut dan pelayanan penumpang untuk wilayah NTT, diperbolehkan beroperasi seperti biasa dengan syarat menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1×24 jam sebelum keberangkan dan mengisi e-HAC Indonesia,” lanjut instruksi Gubernur NTT.

Sementara itu, untuk angkutan laut yang masuk ke wilayah NTT, Gubernur mengizinkan hanya dapat mengangkut barang dan logistic, dengan ketentuan semua kru dan awak kapal menunjukkan surat vaksin pertama dan surat hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam 1×24 jam sebelum keberangkatan.

“Bagi kapal yang hendak ke luar wilayah NTT, mengikuti ketentuan dan peraturan tempat tujuan,” tegas Gubernur NTT.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat juga meminta agar hasil pelaksanaan intruksi tersebut dapat dilaporkan kepada Gubernur NTT sendiri.

Bagikan